Iskandar Kamaru Hadiri Pelantikan Pengurus ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan Aslinmas Bolsel

CoverMongondow, Bolsel – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Iskandar Kamaru, bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menghadiri kegiatan konsolidasi bersama, pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas, sekaligus penguatan fungsi serta musyawarah kecamatan ketiga organisasi tersebut, Selasa (20/26).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Futsal, Kompleks Perkantoran Panango, ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, konsolidasi organisasi, serta sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesadaran hukum di Kabupaten Bolsel.

Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara, Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara, para asisten Sekretariat Daerah Bolsel, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Sekretaris TP-PKK, para camat, sangadi, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan surat keputusan (SK) pengangkatan ketua organisasi. Dalam keputusan tersebut, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid ditetapkan sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Bolsel, Ketua TP-PKK Bolsel Selpian Kamaru Manoppo sebagai Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Bolsel, serta Harmin Manopo sebagai Ketua DPC Aslinmas Bolsel.

Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembentukan organisasi Srikandi Jaga Desa dan Aslinmas di Kabupaten Bolsel.

Ia berharap, pelantikan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi titik awal penguatan kelembagaan dan perluasan keanggotaan hingga ke tingkat kecamatan.

“Di sini, 90 persen ASN sudah masuk dalam keanggotaan. Kepada pengurus ABPEDNAS yang baru dilantik, saya minta segera membentuk keanggotaan di tingkat kecamatan,” ujar Iskandar.

Menurutnya, keberadaan ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas diharapkan mampu memperkuat kemitraan dengan Kejaksaan Negeri maupun Kejaksaan Tinggi, sekaligus mendorong kolaborasi yang konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah, baik di Kabupaten Bolsel maupun Provinsi Sulawesi Utara.

Sementara itu, Plt. Kajati Sulawesi Utara dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta menghadirkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bolsel dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelantikan merupakan langkah awal untuk memperluas keanggotaan, memperkuat peran organisasi, dan memastikan keberadaan setiap wadah organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Srikandi Jaga Desa merupakan wadah pemberdayaan masyarakat dan pembangunan, sedangkan Aslinmas menjadi wadah untuk menjaga dan mendukung kerja masyarakat,” jelasnya.

Pihak kejaksaan juga menekankan pentingnya membangun koordinasi yang terarah antara ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur terkait lainnya.

Sinergi tersebut dinilai penting agar setiap organisasi memiliki sasaran kerja yang jelas, program yang terukur, serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan dan penguatan tata kelola pemerintahan desa.

Selain itu, program Jaga Desa diharapkan terus mendorong peningkatan kesadaran hukum masyarakat. Para pengurus juga diminta membangun budaya organisasi yang baik, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan, pengelolaan administrasi, serta pertanggungjawaban program secara transparan dan tertib.

“Semangat pembinaan dalam berorganisasi, mengelola dan mempertanggungjawabkan kegiatan dengan baik harus terus dijaga, agar penegakan hukum dapat berjalan dengan baik dan tertib,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kajati turut menyoroti pentingnya optimalisasi pendataan anggota melalui aplikasi Aslinmas. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan itu, jumlah anggota Aslinmas yang tercatat dalam aplikasi di Sulawesi Utara mencapai 1.207 orang.

Meski demikian, pendataan dinilai masih perlu dimaksimalkan agar seluruh anggota terdaftar secara lengkap dan data keanggotaan diperbarui secara berkala.

“Pendataan anggota menjadi salah satu prioritas kerja. Konsolidasi dan pendampingan harus terus dilakukan dan dipantau langsung secara berkelanjutan oleh kejaksaan, sehingga setiap minggu ada kemajuan penambahan anggota,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data tingkat nasional, Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara berada di peringkat kedua nasional. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi jajaran pengurus di Kabupaten Bolsel untuk memperkuat organisasi, meningkatkan partisipasi anggota, dan merealisasikan program kerja yang realistis serta berdampak langsung bagi masyarakat.

Menutup arahannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak diukur semata-mata dari jumlah anggota maupun kegiatan pelantikan, tetapi dari konsistensi pengabdian, efektivitas program, dan kepercayaan masyarakat yang berhasil dibangun.

“Acara ini bukan hanya seremonial, tetapi bagaimana kita mengabdi kepada masyarakat dan memperkuat koordinasi dengan BPD dan Pemda, agar organisasi tumbuh menjadi organisasi yang aktif dan dipercaya oleh masyarakat. Mari kita jadikan momentum ini untuk mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan konsolidasi dan pelantikan ini, seluruh pengurus diharapkan segera memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, menyusun program kerja yang terarah, serta membangun kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah dan kejaksaan demi mendukung pembangunan desa dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat di Bolsel.

Sumber: Kominfo

Editor: Rian_Th.