HEADLINE

Pendalaman Delik Aduan Korban Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Kadis di Polres Kotamobagu Terus Dipantau Warga.

Noval: Saya Tantang Kapolres Supaya dapat Mengusut Tuntas Kasus ini Hingga Berakhir di Meja Persidangan.

CoverMongondow, Crime – Perkembangan Delik Aduan dugaan kasus pelecehan seksual oleh oknum Kadis JS alias Bol terus di ikuti perkembangngannya oleh warga kota kotamobagu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Mohamad Noval Daliu’wa, Kamis (23/23), selaku warga kota kotamobagu yang juga dikenal sebagai mantan aktivis kritis semenjak berstudy di universitas ikhsan gorontalo.

Noval katakan, informasi hari ini yang iya dapatkan bahwa, sudah ada upaya perdamaian antara oknum pelaku dengan korban.

“Informasi yang saya dapat, bahwa oknum JS alias Bol sudah ada upaya untuk melakukan perdamaian dengan korban, kami sebagai warga kotamobagu yang mengedepankan bobahasaan, tentu menghargai usaha oknum,” jelas Noval.

Noval juga katakan, “Tidak lepas dari benar atau tidaknya info yang saya dapat soal perdamaian ini, secara padangan hukum saya, jelas sudah dengan adanya upaya berdamai, berarti oknum telah mengakui perbuatannya yang jelas-jelas iya bantah saat iya melakukan pres conference waktu lalu bahwa iya tidak melakukan perbuatan dugaan pelecehan seksual terhadap korban (Mawar, red),” ungkap Noval.

Noval katakan lagi, kasus dugaan pelecehan inikan delik aduan seperti yang dijelaskan kuasa hukum korban pada saat pertama kasus ini dibuka oleh kepolisian kotamobagu dan bukan laporan langsung oleh korban, sudah tentu biarpun ada perdamaian seperti info yang saya dapatkan ini, dugaan kasus tersebut bisa dilanjutkan prosesnya.

“Kasus delik aduan dugaan pelecehan seksual tersebut bisa menjadi hak kami warga negara untuk membackup di kepolisian, dan kami sangat siap untuk meneruskan kasus ini untuk dibackup. Karna perlu digaris bawahi, permohonan untuk damai lagi-lagi menurut hemat sya, tidak mengaburkan atas dugaan kasus ini, karena kasus seperti ini masuk kategori Lex-Specialis Crime dan salah satu bukti, bahwa oknum dengan jelas melakukan dugaan pelecehan seksual tersebut jika dipahami dengan akal sehat,” terang Noval.

Diakhir penyampainya, noval katakan, kasus ini adalah kasus yang sangat memalukan. Dinegara lain kasus semacam ini, akan diberikan ganjaran yang sangat berat (vonis mati) terhadap pelakunya.

“Jika kasus ini diberhentikan sesuai perdamaian seperti info yang saya dapat, maka jangan heran jika pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak di Negeri Indonesia ini dan sekeras apapun KUHP nya dibuat oleh negara, tetap tidak akan ada gunanya. Sebagai warga kotamobagu yang taat hukum, saya tantang dan memberikan suport kepada bapak kapolres kotamobagu AKBP Dasveri Abdi, SIK untuk supaya tetap mengusut tuntas dugaan kasus ini hingga kemeja persidangan, agar tidak akan menjadi dampak buruk di kota kotamobagu nantinya,” pesan Noval di akhir statemennya via celuler kepada awak media ini.

Sementara itu terkait benar apa tidaknya perdamaian antara ke-dua belah pihak, media ini coba mengkonfirmasi terkait kebenarannya kepada Kuasa hukum korban dan Oknum Js alias Bol soal perdamaian tersebut, namun hingga berita ini naik tayang belum juga ada balasan dari ke-dua belah pihak yang dihubungi tersebut. (R_Th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *