HEADLINE

Wow!!! Baru Se-bulan di Kerjakan, Tanggul Sungai Ongkag Amblas

Diduga Proyek Tersebut Asal Jadi

CoverMongondow, Nasional – Pekerjaan Proyek Tanggul Sungai Ongkag di Desa Dumoga Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow oleh Balai Sungai Wilayah Sulawesi I amblas.

Kejadian amblasnya tanggul sungai ongkag tersebut kata warga, sudah ada se-minggu ini, dan awal retaknya sehingga terjadinya tanggul tersebut se-bulan setelah usai dikerjakannya proyek tersebut.

“Bekas pekerjaan proyek tersebut masih ada tanda-tanda bekas pekerjaanya di desa kami, baru se-bulan lebih proyek itu selesai dikerjakan, dan sekarang sudah amblas tanggulnya, ini sangat membahayakan bagi warga, apaterlebih dimusim penghujan seperti ini, diduga kuat pekerjaan proyek ini asal jadi,” ungkap salah satu warga yang melaporkan kejadian amblasnya tanggul tersebut di redaksi media CoverMongondow.com Senin (18/22) sore tadi.

Sementara itu saat media ini melakukan uji konfirmasi ke-pihak Balai Sungai Sulawesi I, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pekerjaan tersebut, Ronny Rudson membenarkan atas kejadian tersebut.

“Iya kejadian tersebut sudah ada se-bulan lebih, dan kami telah menghubungi pihak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan, karena tahapannya pada kontrak, masih dalam tahap pemeliharaan, dan tindaklanjut dari pihak kontraktor telah memesan Tiang Pancang/Sheet Tile di PT. Wika Beton Makasar SP untuk mengganti kerusakan tersebut, dan pesanannya sudah dalam perjalanan, kemungkinan akhir juli ini pekerjaannya akan mulai action,” terang Ronny.

Iya juga menjelaskan, kerusakan tersebut diakibatkan tingginya debit air drainase hingga mengakibatkan air masuk ke-pori-pori tanah dan tanah mulai menggeser tiang pancang sehingga berakibat amblasnya tanggul tersebut.

“Untuk proses pemeliharaan ini, pihak kontraktor akan melakukan Pemancangan dan diperkuatnya angkur dengan kabel Stran dibelakangnya sehingga, konstruksi kuat dan bisa survive terhadap banjir dan tekanan air pori tanah,” jelas Ronny kepada wak media CoverMongondow.com via whatsapp pribadinya, senin (18/22) malam tadi.

Ronny juga mengatakan, Alat-alat berat berupa Crane, bomb hammer dan beberapa SP sudah ada di lokasi untuk persiapan pemeliharaan kembali tanggul yang amblas tersebut.

Sementara itu saat media ini kembali mengkonfirmasi ke- warga soal kebenaran adanya aktifitas masuk alat berat untuk pemeliharaan tanggul tersebut, warga tidak membenarkan hal tersebut.

“Hingga saat ini belum ada alat berat seperti yang disebutkan pihak balai tersebut dilokasi,” pungkas warga dumoga yang tak ingin di ungkap identitasnya oleh media ini. (R_Th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *